Penting, Berikut 5 Nutrisi Untuk Perkembangan Otak Anak

Penting, Berikut 5 Nutrisi Untuk Perkembangan Otak Anak

 Orang tua harus memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi anak sejak dini. Nutrisi yang dikonsumsi anak harus mengandung asupan gizi yang berperan penting untuk perkembangan otak anak. Berikut ini nutrisi untuk perkembangan otak anak.

  1. DHA

Agar perkembangan otak anak optimal, anak membutuhkan DHA yang tinggi. DHA adalah asam lemak jenuh yang merupakan golongan omega 3 dan banyak terdapat di otak serta retina. Maka dari itu, DHA sangat penting bagi penglihatan dan fungsi otak. Tak hanya itu, DHA juga membantu meningkatkan perkembangan psikomotorik dan menta.

Bagi bayi, sumber DHA adalah ASI. Namun, selain ASI Anda juga bisa memberikan asupan DHA dari kacang-kacangan, ikan sarden, salmon, tuna dan alpukat. Jumlah asupan gizi yang harus dikonsumsi anak setiap hari adalah 0,7 gram untuk anak usia 1-3 tahun, 0,9 gram untuk anak usia 4-9 tahun.

  1. Kolin

Kolin berfungsi untuk pembentukan tulang belakang dan perkembangan sel-sel otak sejak bayi masih dalam kandungan. Kolin terbukti untuk meningkatkan fungsi kognitif bagi. Pastikan Anda memberikan nutrisi kolin sejak awal hingga masa menyusui bayi. Makanan yang mengandung kolin antara lain telur, kacang kedelai dan susu.

  1. Yodium

Yodium berfungsi untuk membentuk hormon di dalam kelenjar tiroid. Hormon yang ada dalam tiroid mempunyai efek pada perkembangan otak dan membuat sistem saraf anak menjadi lebih peka. Selain itu, juga dapat meningkatkan aktivitas anak. Kekurangan yodium dapat menyebabkan menurunnya kecerdasan. Makanan yang mengandung yodium antara lain salmon, tuna, kerang, rumput laut dan susu.

  1. Vitamin B dan Vitamin C

Vitamin B6 dan B12 juga merupakan serangkaian vitamin yang tidak boleh luput dalam nutrisi perkembangan otak anak. Vitamin B12 dibutuhkan untuk mendukung pembentukan mielin pada jaringan saraf anak sedangkan vitamin B6 dibutuhkan untuk perkembangan anak saat beradaptasi dengan lingkungan. Makanan yang mengandung vitamin B6 dan B12 antara lain pisang, kentang. Ikan dan daging sapi.

Vitamin C biasanya didapatkan dari buah jeruk. Vitamin ini dapat membantu sistem imun dalam menstimulasi atau mendorong pembentukan antibodi. Vitamin C juga berperan sebagai antibakteri dan antivirus yang dapat mencegah infeksi. Kekurangan vitamin C dapat membuat anak rentan sakit, maka dari itu berikanlah asupan vitamin C yang cukup.

  1. Protein

Protein berperan penting dalam membangun, memperbaiki, menjaga kesehatan jaringan tubuh dan perkembangan otak. Tak hanya itu saja, protein juga berfungsi untuk memecah makanan menjadi energi serta melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan saat sakit dan mengirim oksigen ke seluruh tubuh.

Memberikan asupan protein yang cukup juga membantu anak mampu berpikir dan membuat persepsi akan dunia sekitarnya. Asupan protein per hari untuk anak usia 1-3 tahun adah 20 gram, anak usia 4-6 tahun 25 gram dan anak usia 7-9 tahun 40 gram. Anda bisa memberikan makanan yang mengandung protein seperti ikan, ayam, telur, susu, yogurt dan kacang-kacangan.

Itulah 5 nutrisi untuk perkembangan otak anak. Anda bisa memberikan berbagai macam olahan makanan yang mengandung nutrisi tersebut agar kecerdasan anak meningkat. Namun, Anda juga perlu menyadari bahwa kecerdasaan anak juga tergantung oleh faktor genetik dan faktor lingkungan.

Share